Orang Papua Bangkit dan Memimpin Negerinya Sendiri

Marthen Manggoprou: Orang Papua Bangkit dan Memimpin Negerinya Sendiri

 
Marthen Manggoprou, Aktivis Perjuangan Papua Merdeka yang mewakili United Liberalition Movement for West Papua (ULMWP), saat memaparkan materi. Foto: IT/Beko.

Jayapura, Beko – – Papua tidak dapat dipimpin oleh bangsa lain, Papua harus bangkit dan memimpin dirinya sendiri.

Hal tersebut disampaikan Marthen Manggoprou, Aktivis Papua Merdeka yang mewakili United Liberalition Movement for West Papua (ULMWP) dalam Seminar Sehari yang dimediasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) di Auditoriun USTJ, Sabtu (20/06) siang.

Dengan tema “Apakah Orang Papua Benar Melanesia”, seminar ini  didukung lembaga USTJ dan dibuka langsung oleh Pembantu Rektor (PR) III USTJ.

Dalam memaparkan materi seminar, Marthen mengatakan, hanya orang Papua yang bisa menentukan masa depan orang Papua sendiri. “Tidak ada bangsa lain yang menentukan masa depan kita, hanya kita sendiri orang Papua,” katanya.

Marthen mengharapkan orang Papua harus kokoh dalam berjuang dan menghargai perjuangan ULMWP di Melanesian Spearhead Group (MSG). “Harus dikokohkan semua perlawanan, baik itu aktivis, mahasiswa, pemuda-pemudi, tokoh-tokoh serta lainnya dalam perjuangan ini. Kita harus saling menghargai, apa yang kita sedang perjuangkan di MSG,” harapnya.

Marthen mengatakan, apabila Papua melalui ULMWP ditolak masuk di MSG, maka ULMWP akan mencoba jalur lain. “Apabila Papua masuk MSG melalui ULMWP digagalkan, maka kami akan mencoba melalui jalur lain. Banyak jalan menuju roma,” ujarnya.

Lanjut Marthen, “Kita tidak putar-putar saja di MSG, namun kami akan mencoba membuat langkah-langkah lain, selain melalui MSG.”

Marthen juga mengatakan, sebagai langkah awal ULMWP, kalah dan menang itu soal biasa dalam sebuah pertandingan dan rakyat Papua harus memahami itu. “Ini merupakan langkah awal yang kami (ULMWP) coba. Kalah dan menang itu soal biasa dalam sebuah pertandingan dan yang mana harus dimengerti oleh rakyat Papua Barat,” ujarnya.

Tetapi, tambah Marthen, kami yakin bahwa saudara-saudara kita (Melanesia) berbaik hati terhadap kita di Papua Barat, sehingga mereka akan terima aplikasi yang diajukan.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR Papua, Ruben Magai saat memberi keterangan pers kepada wartawan di Abepura, di hari yang sama mengatakan, berdasarkan penelitian laboratorium, orang Papua adalah ras Melanesia. “Orang Papua memang Melanesia. Itu juga berdasarkan penelitian. Penelitian itu dibuktikan melalui laboratorium.” katanya.

Pungkas Ruben, “Itu yang tadi saya bilang ada kimia 16-nya dipakai. Jadi itu oleh Koentjaraningrat sebagai antropolog kita di Indonesia. Orang Jawa itu menyatatakan bahwa, memang Papua kawasan Pasifik adalah ras Melanesia itu dari sisi teori.” (Baca: Ruben Magai: Orang Papua Adalah Ras Melanesia dan Memang Melanesia) (Isodorus Tebai/Beko)

Iklan

Penulis: Bennyw10

I am a man who likes adventure and independence, wants to share information and the internet business

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s